memahami kebahagiaan jika hiduomu tersisa 3 bulan (review novel three days of happiness)

 Aku menjual sisa hidupku dan hanya di beri  300.000 yen (24 juta rupiah).


Sinopsis :

"Kalian pasti tahu kalau hidup manusia tak bernilai dan tak bisa ditukar dengan apapun. Nah, sekarang coba bayangkan, jika hidup manusia bisa dihitung dengan uang, menurut kalian berapa nilainya?"

Kusunoki betul-betul sudah menyerah dengan hidupnya. Tak punya uang, tak punya teman, tak punya mimpi dan tak ada hal spektakuler yang terjadi seperti janjinya pada himeno—perempuan spesial dalam hidupnya—sepuluh tahun lalu.

Di saat seperti itu. Dia mendengar mengenai sebuah toko yang bisa membeli sisa hidup. Setelah mengetahui harga sisa hidupnya. Akankah dia menjualnya? "


Review :

Ini menjadi salah satu novel yang paling aku suka.

Untuk cerita, memang ceritanya cukup depresi

Tapi banyak pelajaran yang bisa aku petik darinya.

Untuk bagaimana ceritanya, masih sama seperti sinopsis, Kusunoki seorang pemuda berumur 20 tahun yang menjual sisa hidupnya menyisakan 3 bulan untuk hidup karena merasa dia sebuah kegagalan dan sudah menyerah terhadap hidupnya sendiri.

ia memiliki superior complex (merasa unggul daripada orang lain) sedari kecil dan masih menganggapnya begitu sampai dia dewasa karna dia pernah berjanji dengan teman perempuan masa kecilnya saat berumur 10 tahun bahwa ketika umur 20 nanti akan ada hal luar biasa yang akan datang pada mereka sepeti kekayaan, ketenaran dan lainya agar bisa membuktikan kepada teman-teman SD yang membuli mereka berdua meskipun itu tidak pernah datang.

Aku suka novel ini karna mengajarkan tentang waktu, penyesalan dan kebahagiaan.

Aku suka dengan permasalahan di novel ini seperti bagaimana pandangan kusunoki terhadap penyesalan, pertemuan dengan teman masa kecilnya, dan bagaimana dia menghabiskan waktu  hidup yang tersisa 3 bulan itu.

Nantinya kusunoki juga di temani oleh seorang perempuan bernama miyagi dari tempat dia menjual hidupnya untuk mengawasi kusunoki agar tidak melakukan hal-hal yang berbahaya dan menggangu orang lain.

Di novel ini juga akan diberitahu apa saja yang membuat seseorang itu dapat bernilai tinggi, dan alasan kenapa hidup kusunoki hanya di hargai 300.000 yen atau 24 juta rupiah.

Dan itu menurutku pribadi narasinya benar-benar ngena saat di momen itu.

Aku bisa jamin bahwa novel ini benar-benar bagus dengan pesan yang sangat dalam.

Tambahan, Novel ini juga punya adaptasi komiknya yang berjudul "i sold my life for Ten Thousand yen per year" dalam 3 volume.

penulis blog : kaeris


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teman (Cerita pendek)

Minuman Kaleng (Cerpen mini)

ketika dongen anak-anak berubah menjadi DARK (Review buku Little Red Riding Hood)