ketika dongen anak-anak berubah menjadi DARK (Review buku Little Red Riding Hood)
Cuman dongeng anak-anak, Dark dikit nggak ngaruh.
Sinopsis :
"Konon serigala suka memangsa anak-anak gadis sebab darah mereka sesegar embun pagi, semurni mata air pegunungan. Daging mereka mampu memperpanjang usia serigala "
Review :
Little red riding hood atau gadis bertudung merah adalah Dongeng klasik yang sudah lama ada sejak 1697 dan sebenarnya cerita ini tersebar hanya secara lisan.
Ada banyak versi dongeng ini dan rata-rata cerita versi lain masih menggunakan cerita yang sama hanya mengubah sedikit Alur dan juga ending.
Si gadis disuruh mengantarkan barang >> masuk hutan untuk ke rumah neneknya >> bicara dengan orang asing (serigala) >> dirumah neneknya >> si Serigala menyamar sebagai neneknya >> ending.
Dan biasanya dongeng ini hanya teruntuk Anak-anak.
Tapi di novela ini sangat berbeda dengan dongeng gadis bertudung merah yang pernah aku baca, ada beberapa adegan yang ditambakan dalam cerita ini, dan juga ceritanya cukup kelam.
Berbeda dengan cerita gadis bertudung merah yang lain disini setiap karakter memiliki namanya sendiri.
si gadis bertudung merah memiliki nama Rosso
Dan si serigala memilik nama Lupo manaro.
Dongeng dalam buku ini juga di tulis ulang oleh penulis novel thriller terkenal "Rumah Lebah" yaitu Ruwi Meita.
Jadi setiap alur cerita dinarasikan dengan baik dan mengerikan dengan nuansa yang dark.
Untuk bagian awal cerita menurutku narasinya masih sama seperti kebanyakan dongeng lainnya; tenang, kalem, senang tapi ketika cerita mulai berjalan akan terasa kekelamannya,di beberapa bagian ada juga yang membuatku merasa ngeri ketika membayangkan keadaan hanya dari tulisannya saja.
Terutama ketika Rosso sudah sampai di rumah neneknya dan bertemu dengan Lupo manaro.
Salah satu alasan aku menyukai novela ini juga karna ilustrasinya. Warnanya benar-benar sangat cantik, ilustrasi favoritku adalah ketika rosso sedang berada di atas pohon maple.
Ini jadi dongeng gadis bertudung merah terbaik yang pernah baca.
Untuk endingnya menurutku pribadi cukup biasa tapi jalan cerita menuju ke endingnya itu benar-benar gila.
Tambahan :
Aku juga sudah membaca beberapa versi cerita gadis bertudung merah ini dan Salah satu ending yang menurutku menarik itu ending dimana perut serigala dibelah untuk mengeluarkan si gadis bertudung merah serta neneknya dan kemudian pemburu memasukan batu-batu besar ke dalam perut serigala hingga dia mati.
penulis blog : kaeris




Komentar
Posting Komentar