Cara bangkit dari kegagalan
kegagalan
itu seperti makanan sehari hari, banyak dari kita melakukan kegagalan entah itu
dari hal-hal kecil bahkan hal hal besar, memang kegagalan itu kadang berdampak
besar dan kadang tidka berdampak sama sekali, dalam kasus lagi ini di perparak
jika kita punya kebiasaan overthingking yang berakhir kita merasa bahw akita
adalah kegagalan itu sendiri dna mulai terpuruk, tapi apakah ada cara untuk
kembali ke kondisi kita sebelumnnya?
berikut
adalah beberapa cara untuk kita bisa bangkit dari kegagalan
1.
menerima,
jangan salahkan orang lain
kita harus menerima kegagalan itu bahwa ini adalah tanggung jawab kita
dan ini adalah pilihan yang kita ambil secara sadar. jangan terus-terusan
menyalahkan kegagalan kita dan melemparkan tanggung jawab kita kepada orang lain,
memang untuk menerima kegagalan kita membutuhkan kelapangan dada yang besar dan
harus secara terbuka untuk mengakuinya bahwa kita salah.
2.
sadari
bahwa setiap orang punya jatah gagalnya masing masing
setiap orang punya jatah gagalnya masing-masing, semakin sering kita
melakukan kesalahan semakin banyak pelajaran yang bisa di memperbaiki agar
dapat bisa terus melangkah dan membayar lebih murah akan resiko tersebut,
kutipan ini aku dapatkan dari berbagai penulis dan orang-ornag yag aku lookup
to.
dan memang kutipan ini saja bisa membangkitkan ku akan
kegagalan-kegagalan yang pernah aku hadapi.
3.
asosiasikan
kegagalan dengan cerita positif
segala peristiwa dalam hidup itu bersifat netral, dan ceriat yang
berputar dalam kepala kita yang memutuskan apakah itu baik atau buruk. dalam
buku courage to be dislike ada sebuah cerita 2 orang anak kembar yang memiliki
seorang ayah pemabuk keras, 10 tahun
kemudian anak-anak itu tumbuh menjadi 2 pribadi yang berbeda, satu menjadi sangat
sukses dan anak yang satunya lagi menjadi pemabuk keras dan kemudian mereka
ditanya pertanyaan yang sama “apa yang membuatmu menjadi seperti ini?” oleh
seseorang dan apa yang mereka jawab adalah alasan yang sama yaitu “karna ayah
saya seorang pemabuk”.
intinya adalah bahwa setiap kegagalan baik atau buruk itu tergantung pada
tanggapan kita kepadanya. misal kita
terlambat masuk ke kelas perkuliahan gara-gara terlambat menaiki bus jika kita
menarasikannya dengan negarif kita akan terpukur dan sebaliknya jika kiat
menanggapi dengan positif, kita bisa jadi bersyukur karna kita bisa belajar
dari kesalahan dna untung saja ini bukan mata kuliah yang mendesak, kita juga
bisa menikmati perjalanan dalam bus berikutnya lebih rileks atau bahkan membaca
buku.
4.
pisahkan
diri kita dengan aksi kita
“kegagalan itu memang masa laluku tapi bukan diriku saat ini”
mungkin kita sedang dalam masa terpuruk karna kegagalan kita dan malah
menjadi takut gagal lebih dari sebelumnnya ketika ingin bangkit, ada satu
solusi yaitu kita harus memisahkan aksi kita dengan diri kita, ya terdengar
abstrak tapi ini terbukti ampuh untukku.misal kita bertemu dengan kegagalan
yang Sudah lewat ya itu memang Sudah terjadi dan kita nggak bisa apa-apa dan
jangan malah menyatukan kegagalan kita itutadi menjadi jati diri kita. intinya
ikhlaskan saja.
5.
mainlah
lebih jauh
tips terakhir yaitu mainlah lebih jauh, secara harfiah
mengapa? karna ketika kita bermain
lebih jauh kita banyak mendapatkan pelajaran dari mulai kesuksesan-kesuksesan
sampai kegagalan-kegagalan orang lain dan itu bisa ampuh menyadarkan kita bahwa
ada yang lebih bawah dari kitadan ada yang lebih atas dari kita dan kita bisa belajar
banyak hal darinya juga meminta saran apa yang harus dilakukan selanjutnya agar
menghemat banyak hal karena mereka sudah
memlalui banyak hal.
bonus :buat
kita yang mungkin takut akan kegagalan lebih bijaksana jika kita mengelola
resiko itu, entah itu resiko yang Sudah terima ataupun kita yang akan kita
ambil/hadapi, mungkin banyak orang yang berkoar ambillah resiko, ambil terus
menerus resiko yang pada akhirnya kita terus-terusan mengambil resiko tanpa
bisa mengelolanay kita malah akan masuk ke fase menyalahkan bahwa kita adalah
kegagalan itu sendiri (frustasi/depresi)


Komentar
Posting Komentar