Cara fokus ke diri sendiri dan berhenti fomo



ketika kita lihat samping kok ada yang lebih hebat dari aku, lihat lagi ke sebelah loh ko dia kelihatan lebih Bahagia ya. itu mungkin Sudah menjadi keseharian kita, di bombardir oleh informasi-informasi di era banjir informasi ini, kita sering teralihkan oleh dentingan notifikasi dan malah menjadikan standarisasi yang nggak realistis itu sebagai pedoman atau merasa selalu tertinggal oleh yang teman-teman yang lain.

berikut adalah cara untuk bisa fokus ke diri sendiri

1.     kenali rasa fomo itu

yang pertama kita harus mengenali dari mana asalnya perasaan fomo ini seperti pepatah tidak ada asap tanpa api, fomo ini biasanya kebanyakan muncul ketika kita bermain sosial media, y aitu juga berlaku untukku. ketika ngeliat temen seangkatan jalan-jalan lah kok aku nggak di ajak ya atau liat orang yang kita kagumi  sedang pakai cardigan kita langsung spontan pengen beli. dengan mengenali penyebab fomo kita bisa jauh lebih mengatasi/menangani perasaan ini jauh sebelumnnya.

2.     berani berkata tidak

berani berkata tidak ini merupakan salah satu skill yang cukup mahal, mengapa? karna ini bisa menghemat waktu, tenaga dan uang kita. misal kita di ajak oleh teman kita untuk ngopi di café grand opening yang dimana ini tidak terlalu berarti untuk kita malah kita jadi ngak enakan, akhirnya kita ikut dan menghabiskan energi mental yang seharusnya bisa kita lakukan untuk kegiatan yang lebih productive.

3.     berhentilah kepo

sama seperti poin pertama kita harus berhenti kepo dengan hidup orang lain (penyebab), kalau memang sudah menjaid kebiasaan kita harus secara aktif untuk menolaknya misal kita lagi scroll status ig temen kita dan muncul perasaan membandingkan, langsung saja keluar dari aplikasi dan berikan rehat sejenak atau pindah ke aktivitas yang lebih positif.

4.     jadilah terbaik dalam 1 bidang /berpegang teguh pada identitas

terkadang rasa fomo ini akan menghasilkan rasa tidak puas akan diri kita, kita jadi suka membanding-bandingkan hidup kita dengan orang lain. solusi untuk ini adalah menjadi terbaik dalam 1 bidang yaitu kita tau bahwa tujuan orang lain dan kita itu berbeda serta pilihan-pilihannya juga bisa saja bertolak belakang.

5.     ambil lebih banyak inisiatif

“kebanyakan orang adalah orang baik”

percaya bahwa mungkin ketika temen kita lagi main dan kita nggak diajak itu mungkin memang kita nya saja yang kurang banyak mengambil inisiatif atau memang oteman kitanya saja yang memang tidak ingin kita ada disana dan apa salahnya dengan itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teman (Cerita pendek)

Minuman Kaleng (Cerpen mini)

ketika dongen anak-anak berubah menjadi DARK (Review buku Little Red Riding Hood)